LIRA

M Saleh Selian: Kekompakan Pejabat Kunci Kemajuan Daerah dan Kesejahteraan Rakyat

Laporan: Admin
06 Mei 2026 | 21:00 WIB
Share:
Bupati Lumbung Informasi Rakyat (LIRA) Aceh Tenggara, M. Saleh Selian

KUTACANE - Di sela-sela acara pelepasan jemaah haji kloter pertama di Asrama Haji pada pukul 15.00 WIB, Selasa, 5 Mei 2026, aktivis sekaligus Bupati Lumbung Informasi Rakyat (LIRA) Aceh Tenggara, M. Saleh Selian, menyampaikan pesan penting mengenai pentingnya menjaga kekompakan dan membangun kolaborasi antarpemangku kebijakan di Aceh.

Menurutnya, kemajuan daerah tidak akan pernah tercapai apabila para pejabat lebih sibuk terlibat dalam perbedaan kepentingan, saling menjatuhkan, atau mengedepankan ego masing-masing. Ia menegaskan bahwa pejabat publik semestinya menempatkan kepentingan rakyat di atas kepentingan pribadi, kelompok, maupun  politik praktis.

“Pada kesempatan ini, kami dari LIRA ingin menyampaikan harapan agar para pejabat di Aceh tetap menjaga kekompakan dan membangun daerah secara bersama-sama. Niscaya daerah akan maju apabila para pejabatnya solid, saling mendukung, dan tidak terjebak dalam gontok-gontokan,” ujar M. Saleh Selian kepada Dialeksis saat dihubungi, Rabu (6/5/2026).

Ia menambahkan, ketika kepentingan rakyat dicampuradukkan dengan kepentingan politik, maka pembangunan akan tersendat dan daerah akan berjalan di tempat. Sebaliknya, jika eksekutif dan legislatif mampu bekerja sama secara harmonis, terbuka, dan saling menghormati peran masing-masing, maka pembangunan akan lebih terarah, merata, dan berpihak kepada masyarakat.

“Daerah akan maju dan rakyat akan makmur jika pejabat eksekutif dan legislatif kompak berkolaborasi membangun daerah, serta tidak mudah terpengaruh oleh bisikan-bisikan dari luar pemerintahan. Saat ini rakyat tidak membutuhkan pertikaian elit, melainkan kesejahteraan, keadilan pembangunan, dan pemulihan ekonomi, terutama pasca banjir,” tegasnya.

M. Saleh Selian juga mengingatkan bahwa masyarakat saat ini tengah menghadapi berbagai tantangan, sehingga yang paling dibutuhkan adalah kepemimpinan yang tenang, solutif, dan berorientasi pada kepentingan publik. Ia menilai para elite Aceh seharusnya bersatu memikirkan langkah-langkah nyata untuk memperbaiki kondisi daerah, bukan justru mempertontonkan perbedaan yang dapat menimbulkan kegaduhan di tengah masyarakat.

“Rakyat berharap para elite Aceh bersatu dan memikirkan masa depan daerah dengan lebih baik. Sudah saatnya semua pihak mengedepankan kepentingan bersama, memperkuat koordinasi, dan fokus pada kerja-kerja nyata demi kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya.(*)

Artikel ini telah tayang di dialeksis.com
Share:
Rekening LIRA
MARS LIRA
AGENDA
Belum ada data, lihat history.
FEED INSTAGRAM
FACEBOOK PAGE
Sejarah LIRA