LIRA

Pemilu 2029, Bawaslu dan Pemuda LIRA Siapkan 1.000 Relawan Pengawas

Laporan: Admin
08 Agustus 2026 | 13:00 WIB
Share:
Ketua Bawaslu Rahmat Bagja menjelaskan kerja sama dengan menggandeng DPP Pemuda LIRA merupakan bagian dari persiapan menghadapi Pemilu 2029

JAKARTA - Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) menggandeng DPP Pemuda Lumbung Informasi Rakyat (Lira) untuk memperkuat pengawasan partisipatif menjelang Pemilu 2029. Melalui kerja sama tersebut, sekitar 1.000 relawan disiapkan untuk membantu mengawasi penyelenggaraan Pemilu 2029 di 27 provinsi.

Ketua Bawaslu Rahmat Bagja mengatakan kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman antara Bawaslu dan DPP Pemuda Lira di Jakarta Selatan, Jumat (7/8/2026).

"Kami berharap kerja sama ini tidak berhenti di Badan Pengawas Pemilu, tetapi juga akan ditindaklanjuti oleh 27 provinsi lainnya dan nanti tergantung dari kekuatan teman-teman DPP Pemuda Lira di cabang di tingkat kabupaten dan kota," kata Rahmat.

Pemuda dan Mahasiswa

Rahmat menjelaskan kerja sama dengan Pemuda Lira merupakan bagian dari persiapan menghadapi Pemilu 2029 sekaligus upaya memperluas pengawasan partisipatif.

Menurut dia, pengawasan pemilu tidak hanya menjadi tanggung jawab penyelenggara pemilu, tetapi juga membutuhkan keterlibatan berbagai pemangku kepentingan, termasuk kelompok pemuda dan mahasiswa.

Bawaslu berharap keterlibatan pemuda dapat memperkuat partisipasi masyarakat sekaligus mendorong lahirnya generasi yang memiliki semangat dan daya juang untuk menjaga kualitas demokrasi.

"Kami menargetkan sebanyak-banyaknya kerja sama dengan seluruh stakeholder yang ada, terutama para pemuda, mahasiswa, yang kemudian akan mengawasi penyelenggaraan dan juga ikut membantu penyelenggaraan Pemilu di masa yang akan datang," ujar Rahmat.

Terkait hal itu, Bawaslu berharap kerja sama dengan Pemuda Lira tidak berhenti di tingkat pusat. Kolaborasi tersebut diharapkan diteruskan oleh Bawaslu di 27 provinsi serta struktur Pemuda Lira di daerah hingga tingkat kabupaten/kota.

Tahapan Dimulai 2027

Rahmat juga mengingatkan tahapan Pemilu 2029 akan dimulai pada 2027. Hal tersebut mengacu pada Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum yang mengatur tahapan penyelenggaraan pemilu dimulai 20 bulan sebelum hari pemungutan suara.

Dengan semakin dekatnya tahapan Pemilu 2029, Bawaslu menilai penguatan pengawasan partisipatif perlu dipersiapkan sejak dini.

Pelibatan relawan di berbagai daerah diharapkan dapat membantu memperluas jangkauan pengawasan sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat untuk ikut mengawal proses demokrasi.

1.000 Relawan

Ketua Umum DPP Pemuda Lira periode 2026-2031, Sultoni, mengatakan organisasinya siap bersinergi dengan Bawaslu hingga tingkat provinsi. Ia menyebut Pemuda Lira akan membantu pengawasan pemilu secara maksimal agar pelaksanaan Pemilu 2029 berjalan demokratis dan bermartabat.

"Pada dasarnya target kami, kami akan bersinergi dengan Bawaslu sampai dengan 27 provinsi. Jadi kami akan membantu pengawasan semaksimal mungkin agar pemilu ini menjadi pemilu yang bermartabat dan menghasilkan pemimpin-pemimpin yang hebat," kata Sultoni.

Menurut Sultoni, Pemuda Lira menyiapkan sekitar 1.000 relawan yang nantinya ditempatkan untuk membantu pengawasan pemilu di 27 provinsi. "Kita kurang lebih 1.000 relawan yang akan siap membantu Bawaslu di 27 provinsi untuk menyukseskan pengawasan Pemilu 2029," ujarnya.

Kolaborasi Bawaslu dan Pemuda LIRA diharapkan menjadi bagian dari penguatan pengawasan berbasis masyarakat. Dengan keterlibatan relawan, pengawasan Pemilu 2029 diharapkan dapat menjangkau lebih banyak wilayah dan mendorong partisipasi publik dalam menjaga proses demokrasi.(*)

Artikel ini telah tayang di beritasatu.com
Share:
Rekening LIRA
MARS LIRA
AGENDA
Belum ada data, lihat history.
FEED INSTAGRAM
FACEBOOK PAGE
Sejarah LIRA