DPP Pemuda LIRA Gandeng Bawaslu RI Perkuat Pengawasan Partisipatif Pemilu
JAKARTA — Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Pemuda Lumbung Informasi Rakyat (LIRA) menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) RI untuk memperkuat pengawasan partisipatif dalam penyelenggaraan pemilu.
Penandatanganan kerja sama berlangsung di Journey Coffee, Jakarta Selatan, Jumat, 7 Agustus 2026. Acara tersebut dihadiri Ketua Bawaslu RI beserta jajaran dan Ketua Umum DPP Pemuda LIRA, Sultoni, SH.
Sultoni mengatakan kerja sama itu bertujuan memperluas keterlibatan masyarakat dalam mengawasi setiap tahapan pemilu. Menurut dia, luasnya wilayah Indonesia membuat pengawasan tidak dapat hanya mengandalkan lembaga penyelenggara.
“Pemuda LIRA siap mendukung Bawaslu melalui pengawasan partisipatif. Kami memiliki struktur organisasi di berbagai daerah yang dapat menjadi mitra dalam memperkuat pengawasan hingga ke tingkat kabupaten dan kota,” kata Sultoni.
Ia mengatakan, setelah penandatanganan nota kesepahaman, DPP Pemuda LIRA akan menggelar konsolidasi internal. Langkah tersebut dilakukan agar jajaran organisasi di provinsi serta kabupaten dan kota dapat segera berkoordinasi dengan kantor Bawaslu di daerah masing-masing.
Ketua Bawaslu RI, ****, menyambut baik kerja sama tersebut. Menurut dia, keterlibatan organisasi masyarakat menjadi bagian penting dalam memperkuat pengawasan pemilu.
“Kami akan menyampaikan kepada jajaran Bawaslu di provinsi dan kabupaten/kota agar membuka ruang koordinasi dengan Pemuda LIRA. Sinergi ini diharapkan dapat memperkuat pengawasan partisipatif,” ujar Bagja.
Melalui kerja sama tersebut, kedua pihak berharap pengawasan penyelenggaraan pemilu dapat berjalan lebih efektif dengan melibatkan partisipasi masyarakat secara lebih luas di berbagai daerah.(*)


