Munas Ke-II Pemuda LIRA; Bangun Arah Baru Perjuangan Pemuda
BOGOR - DPP Pemuda Lumbung Informasi Rakyat (Pemuda LIRA) sukses menyelenggarakan Musyawarah Nasional (Munas) Ke-II Pemuda LIRA pada tanggal 17 Januari 2026 di Bogor, Jawa Barat.
Kegiatan ini menjadi momentum strategis dalam memperkuat konsolidasi organisasi serta merumuskan arah gerakan Pemuda LIRA ke depan yang lebih progresif, berintegritas, dan berdampak bagi masyarakat.
Munas Ke-II Pemuda LIRA dihadiri oleh 16 DPW dan 18 DPD Pemuda LIRA se-Indonesia. Agenda utama Munas meliputi pembahasan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART), perumusan program kerja nasional, serta pemilihan kepemimpinan Pemuda LIRA untuk periode selanjutnya.
Dalam sambutannya, Andi Wijaya Plt Ketua Umum Pemuda LIRA menegaskan pentingnya peran pemuda sebagai agen perubahan yang kritis, solutif, dan berpihak pada kepentingan rakyat. Pemuda LIRA diharapkan mampu menjadi garda terdepan dalam mengawal demokrasi, transparansi, keadilan sosial, serta pembangunan yang berkelanjutan di Indonesia.
“Musyawarah Nasional ini bukan sekadar agenda organisasi, tetapi ruang konsolidasi gagasan dan semangat juang pemuda untuk menghadirkan perubahan nyata bagi bangsa dan negara,” ujar Sofyan Ketua DPW Pemuda LIRA Sulawesi Selatan dalam forum Munas Pemuda LIRA.
Pelaksanaan Munas Pemuda LIRA Ke-II di Bogor berlangsung dengan khidmat, demokratis, dan penuh semangat kebersamaan. Seluruh peserta aktif menyampaikan pandangan dan aspirasi demi kemajuan organisasi. Hasil Munas diharapkan mampu memperkuat posisi Pemuda LIRA sebagai organisasi kepemudaan yang independen, kritis, dan konsisten memperjuangkan agenda kepemudaan.
Dalam Munas Ke-II Pemuda LIRA terpilih saudara Sultoni terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum DPP Pemuda LIRA periode 2026-2030.
Sultoni sebagai Ketua Umum Pemuda LIRA yang baru, menegaskan komitmennya untuk terus berperan aktif dalam memperkuat jaringan kepemudaan, berkontribusi dalam membangun generasi muda serta mendorong lahirnya generasi muda yang berintegritas, berani, dan berdaya saing.(*)


